Langsung ke konten utama

Tujuan Anggisrana yang Menjelma jadi Kijang Mas

Tujuan Anggisrana yang Menjelma jadi Kijang Mas - Anggisrana berwujud raksasa kepercayaan Prabu Dasamuka raja Alengka, dia berhasil mengelabuhi Ramawijaya dengan berwujud seekor kijang mas yang berkelebat dihadapan Dewi Shinta, permaisuri Ramawijaya.

Anggisrana

Anggisrana

Oleh karena itu kemudian sang Dewi ingin memiliki kijang mas tersebut, tetapi apadaya Ramawijaya mengejar kijang yang lari dan Dewi Shinta berhasil diculik oleh Prabu Dasamuka dan di bawa ke negeri Alengka.

Pada akhirnya kijang tersebut tidak diketemukan oleh Prabu Ramawijya, tetapi Prabu Ramawijaya malah kehilangan sang permaisuri yaitu Dewi Shinta yang berhasil diculik Prabu Dasamuka.

Baca juga di bawah ini



Prabu Ramawijaya mengadakan sayembara yaitu, siapa yang menemukan Dewi Shinta akan dianugrahi menjadi senopati, dan akhirnya Prabu Ramawijaya mengutus Anoman untuk mencari Dewi Shinta, sang Anoman ternyata tidak mengecewakan Prabu Ramawijaya karena berhasil membawa pulang Dewi Shinta dan membunuh Prabu Dasamuka dan juga membakar kerajaan Alengka.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Gambar Arsitektur Candi Prambanan

Gambar Candi Prambanan  Nama Prambanan, berasal dari nama desa tempat candi ini berdiri, diduga merupakan perubahan nama dialek bahasa Jawa dari istilah teologi Hindu Para Brahman yang bermakna "Brahman Agung" yaitu Brahman atau realitas abadi tertinggi dan teragung yang tak dapat digambarkan, yang kerap disamakan dengan konsep Tuhan dalam agama Hindu.  Baca juga  Gambar Candi Borobudhur Pendapat lain menganggap Para Brahman mungkin merujuk kepada masa jaya candi ini yang dahulu dipenuhi oleh para brahmana. Pendapat lain mengajukan anggapan bahwa nama "Prambanan" berasal dari akar kata mban dalam Bahasa Jawa yang bermakna menanggung atau memikul tugas, merujuk kepada para dewa Hindu yang mengemban tugas menata dan menjalankan keselarasan jagat. Poto Candi Prambanan Nama asli kompleks candi Hindu ini adalah nama dari Bahasa Sansekerta; Siwagrha (Rumah Siwa) atau Siwalaya (Alam Siwa), berdasarkan Prasasti Siwagrha yang bertarikh 778 Saka (856 Masehi).  Relief Candi Pr...

Kunjungan dan penilaian ke pameran seni atau galeri

Manusia telah diciptakan oleh Tuhan dilengkapi dengan otak besar manusia telah terbagi menjadi dua, kanan dan kiri, bagian kiri untuk berfikir eksakta atau logika, sedangkan bagian yang kanan untuk kreativitas atau menciptakan sesuatu. Kreativitas merupakan hal yang tidak bisa dikesampingkan karena dengan kreativitas manusia bisa menata langkah, strategi dalam melakukan jalan hidup. Kreativitas seni merupakan langkah awal di dalam angan-angan manusia. Di dalam kreativitas seni harus ditumbuhkan sikap menghargai suatu karya seni. Untuk bisa menghargai perlu belajar banyak dengan cara melihat, membandingkan, kemudian menghayati dan menghargai sehingga telah terjadi proses pengolahan ide yang kemudian muncul rasa ingin berbuat, berkarya seni. Kunjungan ke pameran seni atau ke sanggar seni merupakan langkah mula agar bisa melakukan dorongan dari dalam diri manusia untuk melakukan yang lebih dari yang sudah mereka lihat. Bagi masyarakat perkotaan pameran, sanggar tidak menjadi masalah, kare...

Olah badan dalam teknik teater

Di dalam teater juga memerlukan teknik-teknik tertentu, seperti teknik bermain teater tradisional pada umumnya terletak pada permainan tari, nyanyian dan musik tradisional setempat.Tetapi permainan tersebut tidak akan bisa berhasil tanpa ada teknik dasar permainan teater, yaitu olah badan, olah suara atau vokal, olah sukma. Semuanya itu harus dilakukan dengan latihan. a. Olah badan. Olah badan di dalam bermain teater tradisional ialah latihan-latihan dasar tari. Ikutilah latihan-latihan berikut ini : 1. Gerakan leher dan kepala. Gerakan leher dan kepala telah dimulai dari gerakan kepala miring ke kiri dan ke kanan, lalu kemudian menoleh ke kiri dan ke kanan, dan dimajukan sampai pada gerakan memutar kepala. 2. Gerakan pinggang, perut, dada dan bahu. Gerakan pinggang dimulai dengan gerakan pinggang ke samping kanan, ke kiri, dan memutar. Lalu kemudian dilanjutkan dengan gerakan perut dengan membungkukkan tubuh dan menegakkan badan. Gerakan dada dan bahu yaitu dengan cara menaikkan dan m...