Langsung ke konten utama

Kepribadian Prabu Abiyasa dan Beghawan Abiyasa

Kepribadian Prabu Abiyasa dan Beghawan Abiyasa - Prabu Abiyasa ialah tokoh dalam pewayangan sebagi Raja Astina sebelum pemerintahan Prabu Pandhudewanata dan Duryudana, dia adalah seorang raja yang baik dan bijaksana, setelah negara Astina diberikan kepada anaknya yakni Pandhu Dewanata kemudian Abiyasa menjadi pendheta di pertapaan Saptaharga. 

Begawan Abiyasa


Abiyasa memiliki keturunan anak 3 yakni : 

1. Dhastharastra 
3. Yamawidura 

Prabu Abiyasa ialah seorang tokoh penerus darah Kuru yang hampir tumpas atau habis, karena putra-putra Prabu Sentanu yang dipercaya menjadi raja meninggal dan Dewa Brata sendiri telah menjalani hidup wadah.

Prabu Abiyasa


Baca juga selanjutnya di bawah ini



Prabu Abiyasa merupakan sosok yang bijaksana, dalam mengarungi jalan hidupnya, dimana Abiyasa menjadi raja atau pendeta, karena tekun dalam olah tapa brata maka Abiyasa oleh dewata dikaruniai umur panjang hingga pasca Baratayudha dan pada waktu kelahiran Parikesid Abiayasa baru menjalani mukswa.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Teknik latihan olah sukma dan olah suara (vokal)

a. Olah Sukma. Kalau ketika latihan olah badan dan olah suara untuk melatih fisik yang bersifat jasmaniah, latihan olah sukma ialah untuk melatih kejiwaan. Olah sukma juga disebut olah olah rasa atau olah jiwa. Sukma, jiwa dan rasa sangat perlu untuk melaksanakan sesuatu, dan sering juga disebut pendorong laku. Dalam latihan olah sukma meliputi kegiatan sebagai berikut ini : 1. Penguasaan pancaindra, yaitu : Meraba atau merasakan lewat kulit. Penciuman atau membau sesuatu. Mendengar atau merasakan lewat telinga. 2. Penguasaan perasaan dan laku dalam, yaitu : Pikiran. Observasi. Emosi dan perasaan. Imajinasi atau penghayalan. Konsentrasi atau pikiran berpusat pada tujuan. b. Olah Suara. Ketika latihan olah suara untuk pertunjukan teater tradisional sangat diperlukan, karena teater tradisional sebagian besar telah memakai nyanyian untuk pertunjukannya. Oleh karena itu, sebelum pertunjukan, latihan olah suara harus sudah dilakukan lebih dulu, seperti berikut ini cara latihan olah suara : ...

Gambar Arsitektur Candi Prambanan

Gambar Candi Prambanan  Nama Prambanan, berasal dari nama desa tempat candi ini berdiri, diduga merupakan perubahan nama dialek bahasa Jawa dari istilah teologi Hindu Para Brahman yang bermakna "Brahman Agung" yaitu Brahman atau realitas abadi tertinggi dan teragung yang tak dapat digambarkan, yang kerap disamakan dengan konsep Tuhan dalam agama Hindu.  Baca juga  Gambar Candi Borobudhur Pendapat lain menganggap Para Brahman mungkin merujuk kepada masa jaya candi ini yang dahulu dipenuhi oleh para brahmana. Pendapat lain mengajukan anggapan bahwa nama "Prambanan" berasal dari akar kata mban dalam Bahasa Jawa yang bermakna menanggung atau memikul tugas, merujuk kepada para dewa Hindu yang mengemban tugas menata dan menjalankan keselarasan jagat. Poto Candi Prambanan Nama asli kompleks candi Hindu ini adalah nama dari Bahasa Sansekerta; Siwagrha (Rumah Siwa) atau Siwalaya (Alam Siwa), berdasarkan Prasasti Siwagrha yang bertarikh 778 Saka (856 Masehi).  Relief Candi Pr...

Struktur aransemen

a. Introduksi (Intro) Introduksi berfungsi sebagai bagian pengantar menuju lagu pokok. Introduksi dari sebuah aransemen musik idealnya dengan panjang 4 hingga 12 birama. Intro yang pendek, dimungkinkan para penyanyi atau pendengar belum sempat merekam suasana lagu, tempo, tonalitas, metrik dan ritme yang dinyanyikan dan dimainkan dengan baik. Sebaiknya intro yang terlalu panjang akan menimbulkan kebosanan. b. Lagu pokok Pemaparan dan penggarap melodi lagu asli secara proporsional dalam membuat aransemen tetap mempertahankan ciri melodi lagu aslinya tidak mengembangkan yang berakibat mengaburkan melodi asli. Namun kita tetap berpegang pada prinsip asas kreativitas. c. Coda Coda ialah bagian yang ditambahkan pada akhir suatu aransemen lagu bertujuan menghasilkan titik klimaks atau sebagai gongnya. d. Pengembangan Pengembangan ialah mengembangkan potensi-potensi kreasi yang telah diupayakan muncul pada bagian interlude. Pengembangan lagu pokok dengan cara perubahan tempo, metrik, nuansa l...